PERANAN ILMU ALGORITMA TERHADAP KEMAJUAN INDUSTRI SOFTWARE DAN TEKNOLOG INFORMATIKA DI INDONESIA

Posted on Updated on

algoritmaPerencanaan dan perancangan program komputer juga disebut pembuatan algoritma. Secara umum, algoritma: “kumpulan urutan perintah yang menentukan operasi-operasi tertentu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu masalah ataupun mengerjakansuatu tugas”. Bila data yang digunakan benar, maka algoritma akan selalu berhenti dengan memberikan hasil yang benar pula. Pembuatan algoritma harus selalu dikaitkan dengan:
a. Kebenaran algoritma, yakni bila program selesai maka hasilnya juga benar
b. Kompleksitas – lama dan jumlah – waktu proses dan penggunaan memori. Algoritma – dan tentu program yang baik, bercirikan:

a. Tepat sasaran: memenuhi spesifikasi pekerjaan dan bekerja sesuai tujuan
b. Flexible dan portable: – Flexible untuk dikembangkan lebih lanjut – Portable untuk digunakan pada berbagai sistem dan mesin

c. Bersih dari kesalahan sistem ataupun lojik

d. Murah: – Efisien dalam penggunaan piranti memori dan penyimpanan lainnya. – Cepat waktu pelaksanaannya.
e. Didokumentasi dengan baik untuk pengoperasian, pemeliharaan dan pengembangan.
f. Algoritma merupakan pemberian (description) pelaksanaan suatu proses.Sebuah proses dikerjakan oleh pemroses mengikuti algoritma yang sudah dibuat. Algoritma merupakan urutan langkah instruksi yang logis. Setiap langkahinstruksi mengerjakan suatu tindakan aksi. Bila suatu aksi dilaksanakan, maka operasi atau sejumlah operasi yang bersesuaian dengan aksi itu dikerjakan oleh pemroses.Hasil atau pengaruh suatu aksi diamati dengan membandingkan keadaan sebelum (t0) dan sesudah suatu aksi dikerjakan (t1). t0: kumpulan data ke 1 .. N belum terurut membesar Algoritma PENGURUTAN DATA t1: kumpulan data ke 1 .. N terurut membesar

Aturan Penulisan Teks Algoritma

Tidak ada notasi yang baku dalam penulisan teks algoritma. Algoritma bukanlah program yang harus mengikuti aturan-aturan tertentu. Meski demikian, algoritma dituliskan mendekati gaya bahasa pemrograman umumnya. Misal, tulis nilai X dan Y, dituliskan dalam algoritma sebagai write(X,Y). Perhatikan dalam notasi write(X,Y) ini hanya memerintahkan penyajian nilai X ke piranti keluaran (output). Dalam notasi itu juga tidak memasalahkan format ataupun bentuk-bentuk tampilan lainnya, seperti dicetak dalam satu baris X dan Y, pemakaian pemisah antara X dan Y menggunakan koma atau spasi. Hal-hal yang bersifat teknis ini baru dipikirkan waktu penulisan program. Algoritma adalah bebas bahasa pemrograman.

Teks Algoritma

Mengikuti alur konsep pemrograman prosedural, suatu teks algoritma disusun dalam tiga bagian, yaitu:

a. Bagian kepala algoritma,

b. Bagian deklarasi, dan

c. Bagian deskripsi algoritma.

Setiap bagian disertai dengan penjelasan atau dokumentasi tentang maksud pembuatan teks. Bagian penjelasan diawali dan diakhiri dengan simbol { dan }.
Algoritma NAMA_ALGORITMA { Penjelasan tentang algoritma yang menguraikan

Secara singkat hal-hal yang dilakukan oleh algoritma } DEKLARASI { Semua nama yang digunakan, meliputi nama-nama: tipe,konstanta, variabel. Juga nama sub-program dinyatkan di sini } DESKRIPSI { Semua langkah atau aksi algoritma dituliskan di sini }

Dalam matematika dan komputasi, algoritma merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini dapat diterjemahkan secara bertahap dari awal hingga akhir. Masalah tersebut dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah, ada kriteria kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Algoritma akan dapat selalu berakhir untuk semua kondisi awal yang memenuhi kriteria, dalam hal ini berbeda dengan heuristik. Algoritma sering mempunyai langkah pengulangan (iterasi) atau memerlukan keputusan (logika Boolean dan perbandingan) sampai tugasnya selesai.

Desain dan analisis algoritma adalah suatu cabang khusus dalam ilmu komputer yang mempelajari karakteristik dan performa dari suatu algoritma dalam menyelesaikan masalah, terlepas dari implementasi algoritma tersebut. Dalam cabang disiplin ini algoritma dipelajari secara abstrak, terlepas dari sistem komputer atau bahasa pemrograman yang digunakan. Algoritma yang berbeda dapat diterapkan pada suatu masalah dengan kriteria yang sama.

Kompleksitas dari suatu algoritma merupakan ukuran seberapa banyak komputasi yang dibutuhkan algoritma tersebut untuk menyelesaikan masalah. Secara informal, algoritma yang dapat menyelesaikan suatu permasalahan dalam waktu yang singkat memiliki kompleksitas yang rendah, sementara algoritma yang membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan masalahnya mempunyai kompleksitas yang tinggi.

Kata algoritma berasal dari latinisasi nama seorang ahli matematika dari Uzbekistan Al Khawārizmi (hidup sekitar abad ke-9), sebagaimana tercantum pada terjemahan karyanya dalam bahasa latin dari abad ke-12 “Algorithmi de numero Indorum”. Pada awalnya kata algorisma adalah istilah yang merujuk kepada aturan-aturan aritmetis untuk menyelesaikan persoalan dengan menggunakan bilangan numerik arab (sebenarnya dari India, seperti tertulis pada judul di atas). Pada abad ke-18, istilah ini berkembang menjadi algoritma, yang mencakup semua prosedur atau urutan langkah yang jelas dan diperlukan untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

Jenis-jenis Algoritma

Terdapat beragam klasifikasi algoritma dan setiap klasifikasi mempunyai alasan tersendiri. Salah satu cara untuk melakukan klasifikasi jenis-jenis algoritma adalah dengan memperhatikan paradigma dan metode yang digunakan untuk mendesain algoritma tersebut. Beberapa paradigma yang digunakan dalam menyusun suatu algoritma akan dipaparkan dibagian ini. Masing-masing paradigma dapat digunakan dalam banyak algoritma yang berbeda.

  • Divide and Conquer, paradigma untuk membagi suatu permasalahan besar menjadi permasalahan-permasalahan yang lebih kecil. Pembagian masalah ini dilakukan terus menerus sampai ditemukan bagian masalah kecil yang mudah untuk dipecahkan. Singkatnya menyelesaikan keseluruhan masalah dengan membagi masalah besar dan kemudian memecahkan permasalahan-permasalahan kecil yang terbentuk.
  • Metode serakah. Sebuah algoritma serakah mirip dengan sebuah Pemrograman dinamik, bedanya jawaban dari submasalah tidak perlu diketahui dalam setiap tahap; dan menggunakan pilihan “serakah” apa yang dilihat terbaik pada saat itu.

Algoritma ElGamal merupakan algoritma kriptografi asimetris yang
menggunakan dua jenis kunci, yaitu kunci publik dan kunci rahasia. Tingkat
keamanan algoritma ini didasarkan atas masalah logaritma diskret pada grup
pergandaan bilangan bulat modulo prima, *{1,2,…,1}p=- , dengan p adalah p
bilangan prima. Sehingga apabila digunakan bilangan prima dan logaritma diskret
yang besar, maka upaya untuk menyelesaikan masalah logaritma diskret ini menjadi sia-sia dan dirasakan tidak sesuai dengan isi informasi yang ingin diperoleh.
Algoritma ElGamal mempunyai kunci publik berupa tiga pasang bilangan
dan kunci rahasia berupa satu bilangan. Algoritma ini melakukan proses enkripsi dan dekripsi pada blok-blok plainteks dan dihasilkan blok-blok cipherteks yang masing-masing terdiri dari dua pasang bilangan.
Pada skripsi ini pembahasan difokuskan pada algoritma ElGamal yang
digunakan dalam proses enkripsi dan dekripsi, beserta konsep-konsep matematis
yang melandasinya, yang meliputi teori bilangan dan struktur aljabar. Kemudian
dibuat sebuah program pengamanan pesan rahasia yang sederhana berdasarkan
algoritma ElGamal.

Kata kunci : algoritma, asimetris, cipher blok, ElGamal, kriptografi, kunci publik,
masalah logaritma diskret

Profesi ini didapat dari Ilmu Algoritma yang didalami oleh seorang programmer, dengan menelaah Ilmu Algoritma lebih dalam serta menguasai ilmu Logika tentang bagaimana menyelesaikan sebuah masalah dengan mudah namun berdasarkan fakta yang ada.

Logika dan algoritma merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena keduanya saling berkaitan. Logika adalah suatu bentuk penalaran atau pemikiran, sedangkan Algoritma adalah suatu urutan dari barisan langkah-langkah atau instruksi untuk menyelesaikan suatu masalah. Untuk menyelesaikan suatu algoritma maka diperlukan penalaran yang baik dan benar. Hal tersebut dapat kita lihat dalam kriteria algoritma yang meliput; Algoritma harus memiliki output, efektif dan efisien, jumlah langkahnya berhingga, harus dapat berakhir dan terakhir bentuk algoritma harus terstruktur

Logika adalah salah satu Ilmu terpenting yang harus di kuasai jika ingin menjadi seorang programmer yang berhasil dan sukses. Kerena tanpa mengusai Ilmu Logika seorang programmer tidak akan pernah berhasil dan sukses. Ilmu Logika adalah penentu bagi seorang programmer, Seorang programmer membutuhkan Logikanya dalam mengmbil sebuah keputusan.

Dan seorang programmer tidak akan pernah luput dari yang namanya masalah. Itulah sebabnya programmer harus selalu berfikir secara Logika. Karena seorang programmer hanya akan memakai Logikanya dalam menyelesaikan sebuah masalah bukan dengan hani nurani dan perasaannya.

Dalam Ilmu Algoritma seorang Programmer harus dapat menggunakan Logikanya dalam mengambil sebuah keputusan. Karena seorang programmer akan lebih mudah mengambil sebuah keputusan jika menggunakan logikanya.

Ilmu logika sebenarnya adalah Ilmu yang sangat mudah untuk dipelajari namun dalam prakteknya kita sering terjerumus pada lembah yang salah karena salah dalam mengambilkeputusan. Kita sering terjebak dalam masalah-masalah yang kita anggap mudah namun ternyata sebenarnya sangat sulit, lalu kita mengambil keputusan tentang penyelesaian masalah tersebut tapi saying kita telah gagal karena salah sedikit saja kita sudah menjadi orang yang salah kerena Ilmu Logika adalah Ilmu yang berpedoman pada kebenaran. Dan karena Logika itu adalah Ilmu benar atau salah yang benar akan dianggap benar dan jika salah akan selamanya dianggap salah. Kerena Ilmu Logika bukan Ilmu diatara benar atau salah.

Ilmu Logika adalah Ilmu yang mengajarkan kita bagaimana manjadi orang yang selalu konsekuen terhadap segala sesuatu yang sedang dialaminya, dan agar menjadi orang yang tegas. Karena dengan selalu berpikir secara Logika akan lebih mudah dalam mengambil sebuah keputusan dalam menyelesaikan suatu masalah yang sedang terjadi.

. Selain itu diperlukan juga pemahaman atau studi tentang algoritma untuk mengetahui bagaimana sebenarnya penerapan konsep dasar algoritma dengan pembuatan program, misalnya dalam tulisan ini, program sedehana yang dibuat adalah program untuk menghitung luas persegi panjang. Adapun studi tentang algoritma tersebut meliputi; bagaimana merencanakan suatu algoritma, menyatakan algoritma, menguji validitas algoritma, menganalisa algoritma dan menguji program dari suatu algoritma.

Pada awalnya Teknologi Informasi yang dikembangkan manusia pada masa ini berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang mereka kenal, mereka menggambarkan informasi yang mereka dapatkan pada dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini mereka mulai melakukan pengidentifikasian benda-benda yang ada disekitar lingkungan mereka tinggal dan mewakilinya dengan bentuk-bentuk yang kemudian mereka lukis pada dinding gua tempat mereka tinggal, karena kemampuan mereka dalam berbahasa hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan isyarat tangan sebagai bentuk awal komunikasi mereka pada masa ini.

Komputer adalah sebuah alat yang memakai tegnologi tinggi, maka dari itu Komputer hanya akan dapat menerima perintah jika perintah itu sesuai dengan aturan-aturan yang sesuai dengan permintaan Komputer tersebut. Komputer adalah sebuah alat yang benar-benar menakjubkan disamping memakai Teknologi Tinggi Komputer juga sangat brillian sekali.Komputer akan dengan mudah memberikan permintaan yang kita acses secara cepat dan mudah serta memuaskan. Namun Komputer juga sangat bodoh sekali karena Komputer hanya akan bekerja jika kita memberikan perintah kepadanya dan perintah itu juga harus sesuai dengan permintaan Komputer tersebut.

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.

Perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga akhirnya akan meningkatkan produktivitas. Perkem-bangan teknologi informasi memper-lihatkan bermunculannya berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada teknologi ini, seperti e-government, e- commerce, e-education, e-medicine, e-e-laboratory, dan lainnya, yang kesemuanya itu berbasiskan elektronika.

Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e-seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.

Dalam dunia Ekonomi dan Perbankan saat ini telah banyak para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah memanfaatkan layanan perbankan modern. Disamping relevan juga lebih aman karena kita tidak perlu harus membawa uang tunai yang dapat membahayakan jiwa.

Dengan Ilmu Teknologi yang kian maju pesat para Ahli menciptakan ATM, bagi orang orang yang menjadi Nasabah pada sebuah Bank. Dan memang hal demikian ini sangat membantu bagi keamanan dan kenyamanan masyarakat Dunia secara Global.

Sebagai penutup diambil kesimpulan bahwa Perkembangan teknologi informasi Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemampuan sumber daya manusia dalam memahami komponen teknologi informasi, seperti perangkat keras dan perangkat lunak komputer; sistem jaringan baik berupa LAN ataupun WAN dan sistem telekomunikasi yang akan digunakan untuk mentransfer data. Kebutuhan akan tenaga yang berbasis teknologi informasi masih terus meningkat; hal ini bisa terlihat dengan banyaknya jenis pekerjaan yang memerlukan kemampuan di bidang teknologi informasi di berbagai bidang; juga jumlah SDM berkemampuan di bidang teknologi informasi masih sedikit, jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia.

Iklan

2 thoughts on “PERANAN ILMU ALGORITMA TERHADAP KEMAJUAN INDUSTRI SOFTWARE DAN TEKNOLOG INFORMATIKA DI INDONESIA

    noviar bagus said:
    Mei 21, 2009 pukul 6:30 am

    Bener boz, tanpa algoritma, bagaimana program dapat berjalan sesuai rencana?

    ASIH SRI PUJI LESTARI said:
    Juni 3, 2017 pukul 1:53 am

    baru tau jika algoritma bisa berpengaruh besar pada bidang industri teknologi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s