Link Download Makalah Sistem Jaringan KOmputer

Posted on

masukan link download di komentar

Iklan

20 thoughts on “Link Download Makalah Sistem Jaringan KOmputer

    Romawiyah siregar said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:05 am

    Cara install windows XP
    Windows XP merupakan salah satu dari sistim operasi komputer yang masih sering digunakan sampai saat ini. Terdapat beberapa versi dari Windows XP diantaranya yaitu : windows xp home edition , windows xp professional edition, dan lain-lain. Windows XP tergolong mudah dan tidak membingungkan dalam penggunaannya karena tampilannya mudah dimengerti oleh pengguna, selai itu Windows XP lebih ringan cara kinerjanya jika dibandingkan dengan sistim operasi windows lainnya. Masalahnya terkadang komputer/ laptop kita terkena virus yang sulit untuk dihilangkan segingga untuk mengatasinya harus meng install ulang Windows XP pada komputer / laptop kita.
    Maka dari itu pada postingan kli ini saya akan menjelaskan cara install windows xp. Berikut ini adalah cara mudah install windows xp di sertai dengan gambar:

    1. Anda harus menyediakan master windows xp yang ingin Anda install.
    2. Masukkan master ke dalam drive pada komputer anda.
    3. Kemudian Masuklah ke sistim BIOS komputer Anda untuk mengatur supaya prioritas utama boot adalah CD-Room. Ini bertujuan supaya ketika komputer/ laptop Anda direstart dapat langsung mendeteksi CD master windows XP. Cara pengaturannya yaitu : pilih CD-Room drive pada pilihan First boot priority, dan yang Second boot priority isikan dengan HDD (Hardisk). Kemudian andau save dan restart komputer Anda.
    4. Selanjutnya setelah komputer direstart akan muncul tulisan “Press any key to boot from CD…” Anda tekanlan sembarang tombol supaya komputer memproses cd instalasi windows xp tersebut.
    Proses Boot CD Master
    Proses Boot CD Master
    5. Kemudian akan muncul tampilan windows setup seperti pada gambar berikut ini:
    Halaman Windows Setup
    Halaman Windows Setup
    6. Jangan menekan tombol apapun dan tunggu sampai muncul tampilan seperti pada gambar dibawah ini. Terdapat pilihan yaitu pilihan untuk melanjutkan install Windows XP (Enter), pilihan untuk memperbaiki Windows XP (R) , dan pilihan untuk keluar dari setup (F3). Jika ingin melanjutkan penginstallan anda Tekan Enter.
    Pilihan Install atau Repair Windows XP

    Pilihan Install atau Repair Windows XP
    7. Kemudian akan muncul halaman persetujuan. Untuk menyetujui proses Install tekan F8.
    Halaman Lisensi Agreement
    Halaman Lisensi Agreement

    8. Maka Setelah anda tekan tomol F8 akan menuju ke halaman daftar partisi hardisk. Jika Anda belum pernah partisi hardisk Anda, maka yang tampil hanya drive C: saja. Tetapi jika Anda pernah partisi hardisk anda, maka akan muncul drive selain C:. tergantung berapa partisi yang telah Anda buat.
    Halaman List Partisi Hardisk

    Halaman List Partisi Hardisk
    9. Sebaiknya Untuk install Windows XP Anda memilih drive C: Setelah itu tekan Enter. Jika Anda ingin partisi hardisk tekan tombol C, maka akan muncul seperti gambar berikut.
    Halaman Partisi Hardisk

    Halaman Partisi Hardisk
    10. Ketiklah kapasitas yang ingin Anda buat. Jika kapasitas hardisk 80 GB dan Anda ingin membuat 2 partisi maka tulislah dalam satuan MB bukan GB.

    11. Jika anda sudah yakin dengan partisi yang anda buat, tekanlah Enter. Sehingga akan muncul tampilan seperti gambar berikut ini:
    Pilihan Format Hardisk

    Pilihan Format Hardisk
    12. Terdapat pilihan Format the partition using the NTFS file system (Quick) dan Format the partition using the NTFS file system. Pilih salah satu kemudian anda tekan Enter sehingga akan muncul seperti berikut ini:
    Pilihan Lokasi Install Windows XP

    Pilihan Lokasi Install Windows XP
    13. Akan tampil pilihan drive yang akan Anda install Windows XP. Pilihlah drive C:. lalu tekan Enter maka komputer akan melakukan format drive C:. Seperti pada gambar berikut:
    Proses Format Hardisk Drive C:

    Proses Format Hardisk Drive C:
    14. Sesudah proses pemformatan selesai, komputer akan mentransfer data dari CD master ke hardisk komputer, tepatnya di drive C:. Seperti pada gambar dibawah ini
    Proses Copy dari CD Master ke Hardisk
    Proses Copy dari CD Master ke Hardisk
    15. Selanjutnya komputer akan merestart sendiri. Jika ingin lebih cepat tekan Enter.
    Restart Komputer

    Restart Komputer
    16. Jangan menekan tombol apapun sampai muncul tampilan logo Windows XP. Seperti pada gambar berikut ini:
    Logo Windows XP

    Logo Windows XP
    17. Langkah selanjutnya melakukan pengaturan sistem operasi.
    Proses Install Windows XP

    Proses Install Windows XP
    18. Lanjutkan dengan pengaturan pada Custimize dan Details tekan Next.
    Halaman Seting Bahasa dan Regional

    Halaman Seting Bahasa dan Regional
    19. Pada kolom nama dan organisasi anda isi terserah anda, klik Next.
    Halaman Nama dan Organisasi

    Halaman Nama dan Organisasi
    20. Kemudian akan muncul halaman registrasi. Anda masukkan serial number windows xp. Biasanya tercantum pada cover Master CD. Kemudian anda klik Next.
    Halaman Registrasi

    Halaman Registrasi
    21. Jika registrasi berhasil maka akan muncul halaman Admin dan password isi sesuai dengan keinginan anda, dapat juga di kosongi. Selanjutnya anda klik next maka akan muncul halaman tanggal dan waktu. Zona waktu pilihlah GMT+7.
    Zona Waktu

    Zona Waktu
    22. Jika sudah maka akan muncul seperti berikut ini.
    Proses Install

    Proses Install
    23. Tunggulah beberapa saat hingga muncul seperti pada gambar berikut.
    Halaman Seting Network

    Halaman Seting Network

    24. Pilih Typikal setting kemudian klik Next maka akan tampil seperti berikut.

    Pilihan Koneksi Domain

    Pilihan Koneksi Domain
    25. Selanjutnya akan muncul halaman Display Setting. Klik OK.
    Adjust Screen

    Adjust Screen
    27. Akan memunculkan tampilan optimal pada komputer Anda, kemudian anda pilih OK.

    Seting Resolusi Monitor

    Seting Resolusi Monitor
    28. Kemudian akan tampil logo windows xp.
    Gambar Logo Windows XP

    Gambar Logo Windows XP
    29. Belum selesai Anda perlu mengatur beberapa setingan lagi untuk mengaktifkan windows xp. Anda tinggal menekan Next sampai muncul ucapan welcome pada layar monitor.
    Halaman Welcome

    Halaman Welcome
    30. Instal windows xp sudah selesai, anda tinggal menginstall driver perangkat pendukung windows xp lainnya.
    Halaman Desktop Windows XP

    Halaman Desktop Windows XP

    Demikian penjelasan cara Instal windows xp, semoga penjelasan di atas cukup jelas dan mudah di pahami.
    Artikel Terkait

    Cara Ampuh Mengatasi Laptop Lemot
    Cara Agar PC Tidak Lemot dan Bekerja Lebih Cepat
    Cara Uninstal / remove program (aplikasi) di windows
    Tips untuk meningkatkan kecepatan koneksi internet
    Cara Mengatasi Windows 8 Yang Black Screen Setelah Install Program
    Cara Mengatasi Masalah ShutDownn di Windows 8
    Cara Mengatasi Masalah Resolusi Display Windows 8 di Netbook
    Kelebihan atau Keunggulan Windows 8 dibanding Windows 7
    Kelebihan dan Kekurangan Windows Phone 8
    Cara Mudah Mengatasi Komputer Lambat

    Putri Ayudawati said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:06 am

    Cara install windows XP
    Windows XP merupakan salah satu dari sistim operasi komputer yang masih sering digunakan sampai saat ini. Terdapat beberapa versi dari Windows XP diantaranya yaitu : windows xp home edition , windows xp professional edition, dan lain-lain. Windows XP tergolong mudah dan tidak membingungkan dalam penggunaannya karena tampilannya mudah dimengerti oleh pengguna, selai itu Windows XP lebih ringan cara kinerjanya jika dibandingkan dengan sistim operasi windows lainnya. Masalahnya terkadang komputer/ laptop kita terkena virus yang sulit untuk dihilangkan segingga untuk mengatasinya harus meng install ulang Windows XP pada komputer / laptop kita.
    Maka dari itu pada postingan kli ini saya akan menjelaskan cara install windows xp. Berikut ini adalah cara mudah install windows xp di sertai dengan gambar:

    1. Anda harus menyediakan master windows xp yang ingin Anda install.
    2. Masukkan master ke dalam drive pada komputer anda.
    3. Kemudian Masuklah ke sistim BIOS komputer Anda untuk mengatur supaya prioritas utama boot adalah CD-Room. Ini bertujuan supaya ketika komputer/ laptop Anda direstart dapat langsung mendeteksi CD master windows XP. Cara pengaturannya yaitu : pilih CD-Room drive pada pilihan First boot priority, dan yang Second boot priority isikan dengan HDD (Hardisk). Kemudian andau save dan restart komputer Anda.
    4. Selanjutnya setelah komputer direstart akan muncul tulisan “Press any key to boot from CD…” Anda tekanlan sembarang tombol supaya komputer memproses cd instalasi windows xp tersebut.
    Proses Boot CD Master
    Proses Boot CD Master
    5. Kemudian akan muncul tampilan windows setup seperti pada gambar berikut ini:
    Halaman Windows Setup
    Halaman Windows Setup
    6. Jangan menekan tombol apapun dan tunggu sampai muncul tampilan seperti pada gambar dibawah ini. Terdapat pilihan yaitu pilihan untuk melanjutkan install Windows XP (Enter), pilihan untuk memperbaiki Windows XP (R) , dan pilihan untuk keluar dari setup (F3). Jika ingin melanjutkan penginstallan anda Tekan Enter.
    Pilihan Install atau Repair Windows XP

    Pilihan Install atau Repair Windows XP
    7. Kemudian akan muncul halaman persetujuan. Untuk menyetujui proses Install tekan F8.
    Halaman Lisensi Agreement
    Halaman Lisensi Agreement

    8. Maka Setelah anda tekan tomol F8 akan menuju ke halaman daftar partisi hardisk. Jika Anda belum pernah partisi hardisk Anda, maka yang tampil hanya drive C: saja. Tetapi jika Anda pernah partisi hardisk anda, maka akan muncul drive selain C:. tergantung berapa partisi yang telah Anda buat.
    Halaman List Partisi Hardisk

    Halaman List Partisi Hardisk
    9. Sebaiknya Untuk install Windows XP Anda memilih drive C: Setelah itu tekan Enter. Jika Anda ingin partisi hardisk tekan tombol C, maka akan muncul seperti gambar berikut.
    Halaman Partisi Hardisk

    Halaman Partisi Hardisk
    10. Ketiklah kapasitas yang ingin Anda buat. Jika kapasitas hardisk 80 GB dan Anda ingin membuat 2 partisi maka tulislah dalam satuan MB bukan GB.

    11. Jika anda sudah yakin dengan partisi yang anda buat, tekanlah Enter. Sehingga akan muncul tampilan seperti gambar berikut ini:
    Pilihan Format Hardisk

    Pilihan Format Hardisk
    12. Terdapat pilihan Format the partition using the NTFS file system (Quick) dan Format the partition using the NTFS file system. Pilih salah satu kemudian anda tekan Enter sehingga akan muncul seperti berikut ini:
    Pilihan Lokasi Install Windows XP

    Pilihan Lokasi Install Windows XP
    13. Akan tampil pilihan drive yang akan Anda install Windows XP. Pilihlah drive C:. lalu tekan Enter maka komputer akan melakukan format drive C:. Seperti pada gambar berikut:
    Proses Format Hardisk Drive C:

    Proses Format Hardisk Drive C:
    14. Sesudah proses pemformatan selesai, komputer akan mentransfer data dari CD master ke hardisk komputer, tepatnya di drive C:. Seperti pada gambar dibawah ini
    Proses Copy dari CD Master ke Hardisk
    Proses Copy dari CD Master ke Hardisk
    15. Selanjutnya komputer akan merestart sendiri. Jika ingin lebih cepat tekan Enter.
    Restart Komputer

    Restart Komputer
    16. Jangan menekan tombol apapun sampai muncul tampilan logo Windows XP. Seperti pada gambar berikut ini:
    Logo Windows XP

    Logo Windows XP
    17. Langkah selanjutnya melakukan pengaturan sistem operasi.
    Proses Install Windows XP

    Proses Install Windows XP
    18. Lanjutkan dengan pengaturan pada Custimize dan Details tekan Next.
    Halaman Seting Bahasa dan Regional

    Halaman Seting Bahasa dan Regional
    19. Pada kolom nama dan organisasi anda isi terserah anda, klik Next.
    Halaman Nama dan Organisasi

    Halaman Nama dan Organisasi
    20. Kemudian akan muncul halaman registrasi. Anda masukkan serial number windows xp. Biasanya tercantum pada cover Master CD. Kemudian anda klik Next.
    Halaman Registrasi

    Halaman Registrasi
    21. Jika registrasi berhasil maka akan muncul halaman Admin dan password isi sesuai dengan keinginan anda, dapat juga di kosongi. Selanjutnya anda klik next maka akan muncul halaman tanggal dan waktu. Zona waktu pilihlah GMT+7.
    Zona Waktu

    Zona Waktu
    22. Jika sudah maka akan muncul seperti berikut ini.
    Proses Install

    Proses Install
    23. Tunggulah beberapa saat hingga muncul seperti pada gambar berikut.
    Halaman Seting Network

    Halaman Seting Network

    24. Pilih Typikal setting kemudian klik Next maka akan tampil seperti berikut.

    Pilihan Koneksi Domain

    Pilihan Koneksi Domain
    25. Selanjutnya akan muncul halaman Display Setting. Klik OK.
    Adjust Screen

    Adjust Screen
    27. Akan memunculkan tampilan optimal pada komputer Anda, kemudian anda pilih OK.

    Seting Resolusi Monitor

    Seting Resolusi Monitor
    28. Kemudian akan tampil logo windows xp.
    Gambar Logo Windows XP

    Gambar Logo Windows XP
    29. Belum selesai Anda perlu mengatur beberapa setingan lagi untuk mengaktifkan windows xp. Anda tinggal menekan Next sampai muncul ucapan welcome pada layar monitor.
    Halaman Welcome

    Halaman Welcome
    30. Instal windows xp sudah selesai, anda tinggal menginstall driver perangkat pendukung windows xp lainnya.
    Halaman Desktop Windows XP

    Halaman Desktop Windows XP

    Demikian penjelasan cara Instal windows xp, semoga penjelasan di atas cukup jelas dan mudah di pahami.
    Artikel Terkait

    Cara Ampuh Mengatasi Laptop Lemot
    Cara Agar PC Tidak Lemot dan Bekerja Lebih Cepat
    Cara Uninstal / remove program (aplikasi) di windows
    Tips untuk meningkatkan kecepatan koneksi internet
    Cara Mengatasi Windows 8 Yang Black Screen Setelah Install Program
    Cara Mengatasi Masalah ShutDownn di Windows 8
    Cara Mengatasi Masalah Resolusi Display Windows 8 di Netbook
    Kelebihan atau Keunggulan Windows 8 dibanding Windows 7
    Kelebihan dan Kekurangan Windows Phone 8
    Cara Mudah Mengatasi Komputer Lambat

    DASMANITA ELMA ZAYU said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:10 am

    1.Pertama Kita Siapkan File Installer Software Yang Ingin Kita Install,Kemudian Double Klik Pada File Installer Software Yang Ingin Kita Install,Setelah Kita Double Klik File Master Softwarenya Biasanya Muncul Pesan “Do You Want To Run This File”, Itu Artinya Apakah Anda Ingin Menjalankan File Tersebut Atau Tidak,Jika Iya Klik Run

    2.Setelah Anda Mengklik Run,Biasanya Anda Akan Masuk Ke Menu Utama Software Tersebut,Jika Anda Ingin Menginstall Software Tersebut Klik Next

    3.Kemudian,Jika Muncul License Yang Seperti Ini, Berarti Anda Diminta Untuk Menyetujui License Tersebut,Jika Anda Setuju Pilih “I Accept / I Agree” Kemudian Klik Next

    4.Ini Adalah Bagian Untuk Pemilihan Lokasi Dimana Software Tersebut Akan Diinstall/Dipecah, Biasanya Secara Default Akan Tersimpan Di “C:/Program files” Namun Jika Anda Ingin Memecah/Menginstall Software Tersebut Di Tempat/Drive Lain Anda Dapat Mengklik Browse,Namun Jika Anda Ingin Menginstall Software Tersebut Di Lokasi Default,Anda Dapat Langsung Mengklik Next

    5.Biasanya Setelah Memilih Lokasi File Yang Diinstall Proses Pemecahan File Akan Dimulai,Tunggu Hingga Selesai Dan Biasanya Jika Sudah Selesai Akan Muncul Pesan Installation Complete/Penginstalan Selesai, Kemudian Klik Finish Untuk Menyelesaikan Penginstallan

    BULAN PURNAMA RAYA said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:14 am

    1.Pertama Kita Siapkan File Installer Software Yang Ingin Kita Install,Kemudian Double Klik Pada File Installer Software Yang Ingin Kita Install,Setelah Kita Double Klik File Master Softwarenya Biasanya Muncul Pesan “Do You Want To Run This File”, Itu Artinya Apakah Anda Ingin Menjalankan File Tersebut Atau Tidak,Jika Iya Klik Run

    2.Setelah Anda Mengklik Run,Biasanya Anda Akan Masuk Ke Menu Utama Software Tersebut,Jika Anda Ingin Menginstall Software Tersebut Klik Next

    3.Kemudian,Jika Muncul License Yang Seperti Ini, Berarti Anda Diminta Untuk Menyetujui License Tersebut,Jika Anda Setuju Pilih “I Accept / I Agree” Kemudian Klik Next

    4.Ini Adalah Bagian Untuk Pemilihan Lokasi Dimana Software Tersebut Akan Diinstall/Dipecah, Biasanya Secara Default Akan Tersimpan Di “C:/Program files” Namun Jika Anda Ingin Memecah/Menginstall Software Tersebut Di Tempat/Drive Lain Anda Dapat Mengklik Browse,Namun Jika Anda Ingin Menginstall Software Tersebut Di Lokasi Default,Anda Dapat Langsung Mengklik Next

    5.Biasanya Setelah Memilih Lokasi File Yang Diinstall Proses Pemecahan File Akan Dimulai,Tunggu Hingga Selesai Dan Biasanya Jika Sudah Selesai Akan Muncul Pesan Installation Complete/Penginstalan Selesai, Kemudian Klik Finish Untuk Menyelesaikan Penginstallan

    Alfiah Tambunani said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:14 am

    CARA MENGATASI TROUBLESHOOTING KOMPUTER :

    Para user komputer sering menemukan keluhan yang cukup membosankan, yaitu komputernya menjadi lambat. Terkadang saking stressnya mungkin langsung mengambil solusi untuk menginstall ulang saja, daripada repot mencari permasalahannya, dan itu justru akan memakan waktu lebih banyak.
    Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menanggapi masalah “komputer yang lambat!”
    1. Spyware dan Virus
    merupakan salah satu penyebab pc yang lambat, karena yang paling mudah menyusupi dan banyak user yang berinteraksi dengannya (secara tidak langsung), spyware berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman / banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah keamanan yang tidak bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan IE.

    Beberapa cara untuk menghapus spyware:

    1. Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan dengan windows task manager.
    2. Identifikasi dan non aktifkan service yang bersangkutan melalui management console.
    3. Identifikasi dan non aktifkan service yang ada di startup item dengan sistem configuration utilty.
    4. Cari dan hapus entry di registry yang ada pada startup.
    5. Identifikasi dan hapus file yang mencurigakan.
    6. Install dan gunakan spyware detection dan removal.
    2. Processor Overheating.
    Kebanyakan prosesor mudah menghasilkan panas, sehingga membutuhkan pendingin khusus dan jenis fan khusus, sehingga pada saat temperatur prosesor meningkat melampaui batas, sistem akan melambat dan proses akan berjalan lambat. Kipas prosesor yang gagal disebabkan karena :
    1. Debu yang menghambat perputaran kipas secara smooth.
    2. Fan motor rusak.
    3. Bearing fan ada yang doll sehingga fan “jiggling”.
    Jiggling adalah jika fan yang sedang berputar ada bunyi krek-krek secara cepat disebabkan bearing fan sudah mulai doll.
    3. Ram yang buruk.
    Beberapa situasi dapat juga karena pengaruh ram yang buruk, hal ini
    dikarenakan oleh:
    1. RAM timing lebih lambat dari spesifikasi mesin yang optimal.
    2. RAM yang memiliki nilai minor hanya bisa dilihat setelah melalui beberapa test.
    3. RAM terlalu panas.
    4. Harddisk yang fail
    Jika harddisk sering mengalami failure, ini juga akan memperburuk performa komputer, dan jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa sifatnya mekanis, elektronik, bahkan firmwarenya yang tidak update, harddisk ini akan menyebabkan:
    1. Akses time yang lambat.
    2. Jumlah bad sector yang terus meningkat saat di scandisk.
    3. Ada bluescreen yang tidak terjelaskan.
    4. Gagal Boot.

    5. Bios Settings.
    Biasanya bios yang belum dicustom settingnya akan mengalami proses perlambatan beberapa detik, khususnya pada saat booting, untuk itu kita harus mengcustom bios setting agar performa kerja proses boot bisa dipercepat, secara umum settingan bios yang harus diperhatikan adalah:
    1. Boot langsung ke harddisk.
    2. Disable IDE drive yang tidak terpakai.
    3. Set speed latency RAM.
    4. Matikan IO / IRQ perangkat onboard yang tidak dipakai.
    5. Gunakan Fast POST.

    6. Disk type/controller compatibility.
    Biasanya motherboard sekarang sudah memiliki kontroler yang baik untuk paralel ATA disk, namun kita harus memperhatikan kabel IDE nya, karena kabel ini memiliki beberapa spesifikasi tertentu, ada yang udma 33, 66, dan 100, kalau kita lihat secara fisik, bentuk kabelnya memiliki serabut yang halus halus dan banyak, sedangkan yang udma 33 serabutnya sedikit, jadi gunakanlah kabel yang memiliki spesifikasi yang tinggi untuk disk kita.

    7. Windows Services,
    beberapa service yang harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya adalah:
    1. FTP 2. Indexing Service
    2. Remote Registry
    3. Telnet
    4. Remote Access
    5. Remote Desktop
    6. Automatic Update

    8. Process yang invisible.
    Terkadang, tanpa kita ketahui ada saja program yang berjalan
    di memory, padahal kita sudah tidak menggunakannya lagi atau bahkan kita sudah menguninstallnya namun programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process apa saja yang sedang berlangsung di komputer kita dengan melihat task manager, dan kita bisa end taskkan atau kill, lalu kita bisa hapus .exe nya.

    9. Disk Fragmentation
    Sebagaimana karakteristik file dalam sebuah komputer pasti mengalami proses file tersebut di add, di edit, atau di hapus, hal tersebut dapat menyebabkan fragmentasi di beberapa areal sektor harddisk, untuk itu kita perlu merapikan data di komputer kita, yaitu dengan mendefragnya. jika kita menggunakan windows xp, kita bisa menggunakan defrag.exe dan meletakannya di schedule agar dapat berjalan pada waktu yang kita tentukan.

    10. Background applications.
    Kalau kita perhatikan di systray saat kita klik arrow kirinya akan berderetlah icon yang banyak, semakin banyak icon yang terpasang di systray itu menyebabkan komputer semakin lambat merespons proses, karena memory banyak yang terpakai untuk proses itu, sehingga untuk itu kita perlu mematikannya atau menonaktifkan yang tidak diperlukan yaitu dengan mengakses registry:
    HKEY_ LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run dan
    HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce
    Hapuslah key yang tidak diperlukan.

    NURAINI 3a1-mi said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:14 am

    CARA MENGINSTAL WINDOWS XP
    1. Masukan CD Windows XP terlebih dahlu, kemudian kita masukan CD tersebut ke CDROM/DVDROM. Lalu restart computer, kemudian pada saat booting kita tekan tombol Delete pada keybord agar kita masuk ke BIOS (Basic Input Output System) komputer. Pada tampilan layar biasanya terdapat tulisan ‘Press DEL to run Setup’.
    2. Lalu kita akan masuk pada BIOS kemudian pilih Boot pada menu dan pilih item Boot Device Priority .
    3. Setelah itu Kita akan melakukan perubahan pada posisi 1st Boot Deviceyakni kita ganti dengan CDROM. caranya, klik ENTER lalu pilih CDROM. Lalu tekan F10 untuk menyimpan konfigurasinya. pilih YES, maka akan me-Restart.
    4. Setelah pada tampilan berikut tekan Enter untuk lanjut pada proses instal.
    5. Lanjut pada Lisencing Agreement tekan F8 untuk lanjut.

    6. Pada gambar, posisi partisi belum terisi oleh sistem windows. Tekan Enteruntuk menginstal langsung tanpa membuat partisi.
    7. Atau jika membuat partisi, Tekan C untuk membuat partisi. Lalu masukan berapa besar kapasitas partisi yang di inginkan. dan tekan Enter untuk membuat partisinya
    8. Kemudian tekan Enter untuk melakukan proses instal.
    9. Dan pilih NTFS file system (Quick) atau FAT file system (Quick) lalu tekan Enter.
    10. Bila proses instalasi langkah diatas sudah benar maka akan tampil seperti gambar.
    11. Setelah itu kamu sampai pada layar berikut klik Next.

    12. Lalu isikan dengan Nama dan Organisasi Kamu kemudian tekan Next.
    13. Disini Kamu akan mengisikan Produk Key atau Serial Number dari type windows Kamu tekan Next lagi.
    14. Isikan nama komputer dan password untuk mengaksesnya lalu tekanNext.
    15.Set Time Zone pada posisi (GMT+80:00) klik Next.

    16. Typical settings: Pada option ini settingan jaringan akan dibuat default windows dan Custom settings: Untuk mensetting jaringan kamu secara manual lalu klik Next
    17. Bila kamu terhubung kejaringan local dengan domain pilih option Yes, lalu isi dengan nama DOMAIN yang sama dengan DOMAIN jaringan kamu dan sebaliknya jika tidak terhubung kejaringan atau terhubung tapi tanpa DOMAIN pilih option No, sekali lagi tekan Next.
    18. Selanjutnya kamu tinggal mengklik Ok,Next,Skip dan Finish juga diminta mengisikan nama kamu. hingga kamu berada pada tampilan Dekstop Windows seperti dibawah ini. Sekarang Kamu tinggal menginstal driver hardware CPU Kamu.

    KHAIRANI MAWADDAH said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:16 am

    CARA MENGATASI TROUBLESHOOTING KOMPUTER :

    Para user komputer sering menemukan keluhan yang cukup membosankan, yaitu komputernya menjadi lambat. Terkadang saking stressnya mungkin langsung mengambil solusi untuk menginstall ulang saja, daripada repot mencari permasalahannya, dan itu justru akan memakan waktu lebih banyak.
    Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menanggapi masalah “komputer yang lambat!”
    1. Spyware dan Virus
    merupakan salah satu penyebab pc yang lambat, karena yang paling mudah menyusupi dan banyak user yang berinteraksi dengannya (secara tidak langsung), spyware berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman / banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah keamanan yang tidak bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan IE.

    Beberapa cara untuk menghapus spyware:

    1. Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan dengan windows task manager.
    2. Identifikasi dan non aktifkan service yang bersangkutan melalui management console.
    3. Identifikasi dan non aktifkan service yang ada di startup item dengan sistem configuration utilty.
    4. Cari dan hapus entry di registry yang ada pada startup.
    5. Identifikasi dan hapus file yang mencurigakan.
    6. Install dan gunakan spyware detection dan removal.
    2. Processor Overheating.
    Kebanyakan prosesor mudah menghasilkan panas, sehingga membutuhkan pendingin khusus dan jenis fan khusus, sehingga pada saat temperatur prosesor meningkat melampaui batas, sistem akan melambat dan proses akan berjalan lambat. Kipas prosesor yang gagal disebabkan karena :
    1. Debu yang menghambat perputaran kipas secara smooth.
    2. Fan motor rusak.
    3. Bearing fan ada yang doll sehingga fan “jiggling”.
    Jiggling adalah jika fan yang sedang berputar ada bunyi krek-krek secara cepat disebabkan bearing fan sudah mulai doll.
    3. Ram yang buruk.
    Beberapa situasi dapat juga karena pengaruh ram yang buruk, hal ini
    dikarenakan oleh:
    1. RAM timing lebih lambat dari spesifikasi mesin yang optimal.
    2. RAM yang memiliki nilai minor hanya bisa dilihat setelah melalui beberapa test.
    3. RAM terlalu panas.
    4. Harddisk yang fail
    Jika harddisk sering mengalami failure, ini juga akan memperburuk performa komputer, dan jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa sifatnya mekanis, elektronik, bahkan firmwarenya yang tidak update, harddisk ini akan menyebabkan:
    1. Akses time yang lambat.
    2. Jumlah bad sector yang terus meningkat saat di scandisk.
    3. Ada bluescreen yang tidak terjelaskan.
    4. Gagal Boot.

    5. Bios Settings.
    Biasanya bios yang belum dicustom settingnya akan mengalami proses perlambatan beberapa detik, khususnya pada saat booting, untuk itu kita harus mengcustom bios setting agar performa kerja proses boot bisa dipercepat, secara umum settingan bios yang harus diperhatikan adalah:
    1. Boot langsung ke harddisk.
    2. Disable IDE drive yang tidak terpakai.
    3. Set speed latency RAM.
    4. Matikan IO / IRQ perangkat onboard yang tidak dipakai.
    5. Gunakan Fast POST.

    6. Disk type/controller compatibility.
    Biasanya motherboard sekarang sudah memiliki kontroler yang baik untuk paralel ATA disk, namun kita harus memperhatikan kabel IDE nya, karena kabel ini memiliki beberapa spesifikasi tertentu, ada yang udma 33, 66, dan 100, kalau kita lihat secara fisik, bentuk kabelnya memiliki serabut yang halus halus dan banyak, sedangkan yang udma 33 serabutnya sedikit, jadi gunakanlah kabel yang memiliki spesifikasi yang tinggi untuk disk kita.

    7. Windows Services,
    beberapa service yang harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya adalah:
    1. FTP 2. Indexing Service
    2. Remote Registry
    3. Telnet
    4. Remote Access
    5. Remote Desktop
    6. Automatic Update

    8. Process yang invisible.
    Terkadang, tanpa kita ketahui ada saja program yang berjalan
    di memory, padahal kita sudah tidak menggunakannya lagi atau bahkan kita sudah menguninstallnya namun programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process apa saja yang sedang berlangsung di komputer kita dengan melihat task manager, dan kita bisa end taskkan atau kill, lalu kita bisa hapus .exe nya.

    9. Disk Fragmentation
    Sebagaimana karakteristik file dalam sebuah komputer pasti mengalami proses file tersebut di add, di edit, atau di hapus, hal tersebut dapat menyebabkan fragmentasi di beberapa areal sektor harddisk, untuk itu kita perlu merapikan data di komputer kita, yaitu dengan mendefragnya. jika kita menggunakan windows xp, kita bisa menggunakan defrag.exe dan meletakannya di schedule agar dapat berjalan pada waktu yang kita tentukan.

    10. Background applications.
    Kalau kita perhatikan di systray saat kita klik arrow kirinya akan berderetlah icon yang banyak, semakin banyak icon yang terpasang di systray itu menyebabkan komputer semakin lambat merespons proses, karena memory banyak yang terpakai untuk proses itu, sehingga untuk itu kita perlu mematikannya atau menonaktifkan yang tidak diperlukan yaitu dengan mengakses registry:
    HKEY_ LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run dan
    HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce
    Hapuslah key yang tidak diperlukan.

    PUTRI MAYANG SARI said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:16 am

    1.Pertama Kita Siapkan File Installer Software Yang Ingin Kita Install,Kemudian Double Klik Pada File Installer Software Yang Ingin Kita Install,Setelah Kita Double Klik File Master Softwarenya Biasanya Muncul Pesan “Do You Want To Run This File”, Itu Artinya Apakah Anda Ingin Menjalankan File Tersebut Atau Tidak,Jika Iya Klik Run

    2.Setelah Anda Mengklik Run,Biasanya Anda Akan Masuk Ke Menu Utama Software Tersebut,Jika Anda Ingin Menginstall Software Tersebut Klik Next

    3.Kemudian,Jika Muncul License Yang Seperti Ini, Berarti Anda Diminta Untuk Menyetujui License Tersebut,Jika Anda Setuju Pilih “I Accept / I Agree” Kemudian Klik Next

    4.Ini Adalah Bagian Untuk Pemilihan Lokasi Dimana Software Tersebut Akan Diinstall/Dipecah, Biasanya Secara Default Akan Tersimpan Di “C:/Program files” Namun Jika Anda Ingin Memecah/Menginstall Software Tersebut Di Tempat/Drive Lain Anda Dapat Mengklik Browse,Namun Jika Anda Ingin Menginstall Software Tersebut Di Lokasi Default,Anda Dapat Langsung Mengklik Next

    5.Biasanya Setelah Memilih Lokasi File Yang Diinstall Proses Pemecahan File Akan Dimulai,Tunggu Hingga Selesai Dan Biasanya Jika Sudah Selesai Akan Muncul Pesan Installation Complete/Penginstalan Selesai, Kemudian Klik Finish Untuk Menyelesaikan Penginstallan

    Dewi Yuliani Siregar said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:17 am

    CARA MENGATASI TROUBLESHOOTING KOMPUTER :

    Para user komputer sering menemukan keluhan yang cukup membosankan, yaitu komputernya menjadi lambat. Terkadang saking stressnya mungkin langsung mengambil solusi untuk menginstall ulang saja, daripada repot mencari permasalahannya, dan itu justru akan memakan waktu lebih banyak.
    Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menanggapi masalah “komputer yang lambat!”
    1. Spyware dan Virus
    merupakan salah satu penyebab pc yang lambat, karena yang paling mudah menyusupi dan banyak user yang berinteraksi dengannya (secara tidak langsung), spyware berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman / banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah keamanan yang tidak bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan IE.

    Beberapa cara untuk menghapus spyware:

    1. Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan dengan windows task manager.
    2. Identifikasi dan non aktifkan service yang bersangkutan melalui management console.
    3. Identifikasi dan non aktifkan service yang ada di startup item dengan sistem configuration utilty.
    4. Cari dan hapus entry di registry yang ada pada startup.
    5. Identifikasi dan hapus file yang mencurigakan.
    6. Install dan gunakan spyware detection dan removal.
    2. Processor Overheating.
    Kebanyakan prosesor mudah menghasilkan panas, sehingga membutuhkan pendingin khusus dan jenis fan khusus, sehingga pada saat temperatur prosesor meningkat melampaui batas, sistem akan melambat dan proses akan berjalan lambat. Kipas prosesor yang gagal disebabkan karena :
    1. Debu yang menghambat perputaran kipas secara smooth.
    2. Fan motor rusak.
    3. Bearing fan ada yang doll sehingga fan “jiggling”.
    Jiggling adalah jika fan yang sedang berputar ada bunyi krek-krek secara cepat disebabkan bearing fan sudah mulai doll.
    3. Ram yang buruk.
    Beberapa situasi dapat juga karena pengaruh ram yang buruk, hal ini
    dikarenakan oleh:
    1. RAM timing lebih lambat dari spesifikasi mesin yang optimal.
    2. RAM yang memiliki nilai minor hanya bisa dilihat setelah melalui beberapa test.
    3. RAM terlalu panas.
    4. Harddisk yang fail
    Jika harddisk sering mengalami failure, ini juga akan memperburuk performa komputer, dan jenis fail ini banyak penyebabnya, bisa sifatnya mekanis, elektronik, bahkan firmwarenya yang tidak update, harddisk ini akan menyebabkan:
    1. Akses time yang lambat.
    2. Jumlah bad sector yang terus meningkat saat di scandisk.
    3. Ada bluescreen yang tidak terjelaskan.
    4. Gagal Boot.

    5. Bios Settings.
    Biasanya bios yang belum dicustom settingnya akan mengalami proses perlambatan beberapa detik, khususnya pada saat booting, untuk itu kita harus mengcustom bios setting agar performa kerja proses boot bisa dipercepat, secara umum settingan bios yang harus diperhatikan adalah:
    1. Boot langsung ke harddisk.
    2. Disable IDE drive yang tidak terpakai.
    3. Set speed latency RAM.
    4. Matikan IO / IRQ perangkat onboard yang tidak dipakai.
    5. Gunakan Fast POST.

    6. Disk type/controller compatibility.
    Biasanya motherboard sekarang sudah memiliki kontroler yang baik untuk paralel ATA disk, namun kita harus memperhatikan kabel IDE nya, karena kabel ini memiliki beberapa spesifikasi tertentu, ada yang udma 33, 66, dan 100, kalau kita lihat secara fisik, bentuk kabelnya memiliki serabut yang halus halus dan banyak, sedangkan yang udma 33 serabutnya sedikit, jadi gunakanlah kabel yang memiliki spesifikasi yang tinggi untuk disk kita.

    7. Windows Services,
    beberapa service yang harus diperhatikan dan dimatikan jika kita tidak membutuhkanya adalah:
    1. FTP 2. Indexing Service
    2. Remote Registry
    3. Telnet
    4. Remote Access
    5. Remote Desktop
    6. Automatic Update

    8. Process yang invisible.
    Terkadang, tanpa kita ketahui ada saja program yang berjalan
    di memory, padahal kita sudah tidak menggunakannya lagi atau bahkan kita sudah menguninstallnya namun programnya masih ada yang berjalan, untuk itu kita harus memperhatikan process apa saja yang sedang berlangsung di komputer kita dengan melihat task manager, dan kita bisa end taskkan atau kill, lalu kita bisa hapus .exe nya.

    9. Disk Fragmentation
    Sebagaimana karakteristik file dalam sebuah komputer pasti mengalami proses file tersebut di add, di edit, atau di hapus, hal tersebut dapat menyebabkan fragmentasi di beberapa areal sektor harddisk, untuk itu kita perlu merapikan data di komputer kita, yaitu dengan mendefragnya. jika kita menggunakan windows xp, kita bisa menggunakan defrag.exe dan meletakannya di schedule agar dapat berjalan pada waktu yang kita tentukan.

    10. Background applications.
    Kalau kita perhatikan di systray saat kita klik arrow kirinya akan berderetlah icon yang banyak, semakin banyak icon yang terpasang di systray itu menyebabkan komputer semakin lambat merespons proses, karena memory banyak yang terpakai untuk proses itu, sehingga untuk itu kita perlu mematikannya atau menonaktifkan yang tidak diperlukan yaitu dengan mengakses registry:
    HKEY_ LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run dan
    HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce
    Hapuslah key yang tidak diperlukan.

    DIANA PUSPITA SARI said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:20 am

    Langkah2 Cara Menginstall windows 7 (Lengkap dengan gambar)
    149

    Bagi yang belum pernah menginstall windows 7 ke komputer atau laptop. berikut cara menginstall windows 7 lengkap dengan gambar gambarnya. Langkah2 ini baik dengan menggunakan media DVD ataupun media lain seperti memakai flashdisk adalah sama, baik itu untuk versi 32bit maupun versi 64bit, bagi yang belum punya instalasi windows7 menggunakan media flashdisk silahkan dilihat cara menginstall windows 7 menggunakan flashdisk disini.

    Yuk kita mulai!.

    Masukkan DVD windows 7 atau colokkan flashdisk windows 7 kita, dan kemudian booting lah memakai media yang telah kita pilih, lalu proses loading file akan dimulai.

    Pilih bahasa Anda, waktu & format mata uang, keyboard atau metode input dan klik Next.

    Klik Install now

    Conteng I accept the license terms dan klik Next.

    Klik Upgrade jika Anda sudah mempunyai versi Windows sebelumnya atau Custom (advanced) jika anda tidak memiliki versi Windows sebelumnya atau ingin menginstal salinan baru Windows 7.

    (Lewati langkah ini jika Anda memilih Upgrade dan hanya memiliki satu partisi) Pilih drive mana Anda ingin menginstal Windows 7 dan klik Next. Jika Anda ingin membuat partisi, klik opsi Drive options (advanced), buatlah partisi dan kemudian klik Next.

    Sekarang akan dimulai menginstal Windows 7. Langkah pertama, (yaitu Windows mulai menyalin file) sudah dilakukan ketika anda booting DVD/fd Windows 7 sehingga akan selesai seketika.

    Setelah menyelesaikan langkah pertama, ia akan memperluas (decompress) file yang telah disalin.

    Langkah ketiga dan keempat juga akan diselesaikan langsung seperti langkah pertama.

    Setelah itu secara otomatis akan restart setelah 15 detik dan melanjutkan setup. Anda juga dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.

    Setelah restart untuk pertama kalinya, proses setup akan dilanjutkan. Ini adalah langkah terakhir sehingga akan mengambil waktu yang agak lamadaripada langkah sebelumnya.

    Sekarang akan otomatis restart lagi dan melanjutkan setup. Anda dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.

    Ketik nama pengguna yang Anda inginkan dalam kotak-teks dan klik Next. Nama komputer akan otomatis terisi.

    Jika Anda ingin mengatur sandi, ketik di kotak teks dan klik Next.

    Ketik kunci produk Anda dalam kotak-teks dan klik Next. Anda juga dapat melewatkan langkah ini dan cukup klik Next jika Anda ingin mengetik kunci produk nanti. Windows akan berjalan hanya selama 30 hari jika Anda melakukan ini.

    Pilih opsi yang Anda inginkan untuk Windows Update.

    Pilih zona waktu dan klik Next.

    Jika anda terhubung ke jaringan apapun, ia akan meminta Anda untuk menetapkan lokasi jaringan.

    Nah selesai sudah proses penginstallan windows7 baik dengan menggunakan flashdisk maupun DVD.

    WILLIA NINGSIH said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:21 am

    Langkah2 Cara Menginstall windows 7 (Lengkap dengan gambar)
    149

    Bagi yang belum pernah menginstall windows 7 ke komputer atau laptop. berikut cara menginstall windows 7 lengkap dengan gambar gambarnya. Langkah2 ini baik dengan menggunakan media DVD ataupun media lain seperti memakai flashdisk adalah sama, baik itu untuk versi 32bit maupun versi 64bit, bagi yang belum punya instalasi windows7 menggunakan media flashdisk silahkan dilihat cara menginstall windows 7 menggunakan flashdisk disini.

    Yuk kita mulai!.

    Masukkan DVD windows 7 atau colokkan flashdisk windows 7 kita, dan kemudian booting lah memakai media yang telah kita pilih, lalu proses loading file akan dimulai.

    Pilih bahasa Anda, waktu & format mata uang, keyboard atau metode input dan klik Next.

    Klik Install now

    Conteng I accept the license terms dan klik Next.

    Klik Upgrade jika Anda sudah mempunyai versi Windows sebelumnya atau Custom (advanced) jika anda tidak memiliki versi Windows sebelumnya atau ingin menginstal salinan baru Windows 7.

    (Lewati langkah ini jika Anda memilih Upgrade dan hanya memiliki satu partisi) Pilih drive mana Anda ingin menginstal Windows 7 dan klik Next. Jika Anda ingin membuat partisi, klik opsi Drive options (advanced), buatlah partisi dan kemudian klik Next.

    Sekarang akan dimulai menginstal Windows 7. Langkah pertama, (yaitu Windows mulai menyalin file) sudah dilakukan ketika anda booting DVD/fd Windows 7 sehingga akan selesai seketika.

    Setelah menyelesaikan langkah pertama, ia akan memperluas (decompress) file yang telah disalin.

    Langkah ketiga dan keempat juga akan diselesaikan langsung seperti langkah pertama.

    Setelah itu secara otomatis akan restart setelah 15 detik dan melanjutkan setup. Anda juga dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.

    Setelah restart untuk pertama kalinya, proses setup akan dilanjutkan. Ini adalah langkah terakhir sehingga akan mengambil waktu yang agak lamadaripada langkah sebelumnya.

    Sekarang akan otomatis restart lagi dan melanjutkan setup. Anda dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.

    Ketik nama pengguna yang Anda inginkan dalam kotak-teks dan klik Next. Nama komputer akan otomatis terisi.

    Jika Anda ingin mengatur sandi, ketik di kotak teks dan klik Next.

    Ketik kunci produk Anda dalam kotak-teks dan klik Next. Anda juga dapat melewatkan langkah ini dan cukup klik Next jika Anda ingin mengetik kunci produk nanti. Windows akan berjalan hanya selama 30 hari jika Anda melakukan ini.

    Pilih opsi yang Anda inginkan untuk Windows Update.

    Pilih zona waktu dan klik Next.

    Jika anda terhubung ke jaringan apapun, ia akan meminta Anda untuk menetapkan lokasi jaringan.

    Nah selesai sudah proses penginstallan windows7 baik dengan menggunakan flashdisk maupun DVD.

    SUSANTY said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:22 am

    Langkah2 Cara Menginstall windows 7 (Lengkap dengan gambar)
    149

    Bagi yang belum pernah menginstall windows 7 ke komputer atau laptop. berikut cara menginstall windows 7 lengkap dengan gambar gambarnya. Langkah2 ini baik dengan menggunakan media DVD ataupun media lain seperti memakai flashdisk adalah sama, baik itu untuk versi 32bit maupun versi 64bit, bagi yang belum punya instalasi windows7 menggunakan media flashdisk silahkan dilihat cara menginstall windows 7 menggunakan flashdisk disini.

    Yuk kita mulai!.

    Masukkan DVD windows 7 atau colokkan flashdisk windows 7 kita, dan kemudian booting lah memakai media yang telah kita pilih, lalu proses loading file akan dimulai.

    Pilih bahasa Anda, waktu & format mata uang, keyboard atau metode input dan klik Next.

    Klik Install now

    Conteng I accept the license terms dan klik Next.

    Klik Upgrade jika Anda sudah mempunyai versi Windows sebelumnya atau Custom (advanced) jika anda tidak memiliki versi Windows sebelumnya atau ingin menginstal salinan baru Windows 7.

    (Lewati langkah ini jika Anda memilih Upgrade dan hanya memiliki satu partisi) Pilih drive mana Anda ingin menginstal Windows 7 dan klik Next. Jika Anda ingin membuat partisi, klik opsi Drive options (advanced), buatlah partisi dan kemudian klik Next.

    Sekarang akan dimulai menginstal Windows 7. Langkah pertama, (yaitu Windows mulai menyalin file) sudah dilakukan ketika anda booting DVD/fd Windows 7 sehingga akan selesai seketika.

    Setelah menyelesaikan langkah pertama, ia akan memperluas (decompress) file yang telah disalin.

    Langkah ketiga dan keempat juga akan diselesaikan langsung seperti langkah pertama.

    Setelah itu secara otomatis akan restart setelah 15 detik dan melanjutkan setup. Anda juga dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.

    Setelah restart untuk pertama kalinya, proses setup akan dilanjutkan. Ini adalah langkah terakhir sehingga akan mengambil waktu yang agak lamadaripada langkah sebelumnya.

    Sekarang akan otomatis restart lagi dan melanjutkan setup. Anda dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.

    Ketik nama pengguna yang Anda inginkan dalam kotak-teks dan klik Next. Nama komputer akan otomatis terisi.

    Jika Anda ingin mengatur sandi, ketik di kotak teks dan klik Next.

    Ketik kunci produk Anda dalam kotak-teks dan klik Next. Anda juga dapat melewatkan langkah ini dan cukup klik Next jika Anda ingin mengetik kunci produk nanti. Windows akan berjalan hanya selama 30 hari jika Anda melakukan ini.

    Pilih opsi yang Anda inginkan untuk Windows Update.

    Pilih zona waktu dan klik Next.

    Jika anda terhubung ke jaringan apapun, ia akan meminta Anda untuk menetapkan lokasi jaringan.

    Nah selesai sudah proses penginstallan windows7 baik dengan menggunakan flashdisk maupun DVD.

    ENITA NAINGGOLAN said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:26 am

    Pada saat komputer kita menghadapi masalah yang tidak jelas(monitor tidak menyala, tidak ada indikator apapun, atau bahkan blank tidak ada tente-tente kehidupan) maka kita harus mencari penyebab masalah tersebut, PC pada umumnya memiliki speeker internal yang dapat memberikan informasi mengenai titik rusak / titik dimana komputer kita berhenti/stack pada saat booting, nah di tulisan ini ane akan sedikit memberikan informasi menganai tente bunyi Beep dan kerusakan pada bagian apa.

    Indikator Suara dan keterangan bagian yang stack

    * 1 x —> Kegagalan refresh DRAM (Sistem mempunyai masalah mengakses memori untuk merefreshnya).
    * 2 x —> Kegegalan rangkaian parity (Pada data yang ditransmisikan dalam komputer, biasanya ditambahkan parity bit yang berfungsi untuk mendeteksi dan koreksi error. Pekerjaan ini dilakukan oleh rangkaian parity yang terdapat dalam komputer. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh adanya masalah pada memori atau motherboard).
    * 3 x —> Kegagalan rangkaian parity (Pada data yang ditransmisikan dalam komputer, biasanya ditambahkan parity bit yang berfungsi untuk mendeteksi dan koreksi error. Pekerjaan ini dilakukan oleh rangkaian parity yang terdapat dalam komputer. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh adanya masalah pada memori atau motherboard. Kegagalan base memori 64K. Base memori 64 K adalah 64 KB memori yang pertama pada RAM. Kegagalan ini bisa disebabkan oleh slot memori yang dikelompokkan dalam modul memiliki chip yang rusak. Hal ini berhubungan dengan kerusakan motherboard).
    * 4 x —> Kegagalan system timer (Kemungkinan ada kesalahan pada satu atau lebih timer yang digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi pada motherboard).
    * 5 x —> Kegagalan prosesor (Dapat disebabkan oleh panas yang berlebih, atau karena prosesor tidak terpasang benar ke dalam socketnya).
    * 6 x —> Kegagalan keyboard controller/gate A20 (Keyboard controller adalah chip pada motherboard yang mengendalikan keyboard ente).
    * 7 x —> Kesalahan pada prosesor.
    * 8 x —> Kegagalan baca/tulis memori display.
    * 9 x —> Kerusakan pada BIOS.
    * 10x —> Kesalahan pada CMOS.
    * 11x —> Kerusakan pada cache memori.

    Kerusakan/trobleshoot pada Hardware bisanya bisa di tanggulangi dengan pembersihan komponen yang rusaknya, misal RAM dibersihkan, Processor dll, namun jika dikarenakan listrik/petir habis lah sudah.

    Memang ada sedikit perbedaan masalah bunyi dikarenakan model jenis BIOS, adapun sebagai berikut :

    :: Pada Ami BIOS
    ============
    1. Bunyi BEEP hanya sekali saja.
    Kemungkinan RAM (random access memory) mempunyai masalah atau pun tidak dipasang dengan betul.

    2. BEEP sebanyak enam kali
    Kemungkinan keyboard / papan kekunci ente sudah rosak atau tidak dipasangkan dengan betul pada p/s2 port atau USB port.

    3. BEEP sebanyak lapan kali
    Kemungkinan VGA (Video Graphics Array) kad atau pun graphic card ente mengalami masalah atau pun tidak dipasang dengan betul.

    4. BEEP sebanyak 11 kali
    Checksum Error iaitu melibatkan bateri CMOS ente pada motherboard. ente boleh menukar bateri CMOS yang baru jika mengalami masalah ini.

    :: Award BIOS
    ==========
    1. Bunyi BEEP yang panjang
    Memori ente mempunyai masalah atau tidak dipasang dengan betul.

    2. 1 BEEP panjang dan 2 BEEP pendek
    VGA kad atau graphic kad mempunyai masalah atau tidak dipasang dengan betul.

    3. 1 BEEP panjang, 3 BEEP pendek
    Kemungkinan keyboard ente bermasalah atau tidak dipasang dengan betul pada p/s2 port atau USB port.

    4. Bunyi BEEP yang berpanjangan (contiuouns BEEP)
    RAM atau VGA kad ente tidak dipasang dengan betul.

    :: Pheonix BIOS
    =============
    1. 1 BEEP, 1 BEEP dan 4 BEEP
    Disebabkan BIOS ente tidak berfungsi. Boleh update atau flash BIOS.

    2. 1 BEEP, 2 BEEP dan 1 BEEP
    Disebabkan motherboard ente yang sudah rosak.

    3. 1 BEEP, 3 BEEP dan 1 BEEP
    RAM ente mungkin bermasalah atau tidak dipasang dengan betul.

    4. 3 BEEP, 1 BEEP dan 1 BEEP
    Adalah disebabkan masalah motherboard computer ente.

    5. 3 BEEP, 3 BEEP dan 4 BEEP
    VGA kad atau graphic ente bermasalah atau tidak dipasang dengan betul.

    6. BEEP BUNYI TERUS TIADA HENTI
    Kemungkinan terbesar adalah RAM Mati atau posisi pemasangannya tidak pas pada kanal / slot RAM

    Fitria Ningsih said:
    Januari 29, 2014 pukul 11:28 am

    Bagi yang belum pernah menginstall windows 7 ke komputer atau laptop. berikut cara menginstall windows 7 lengkap dengan gambar gambarnya. Langkah2 ini baik dengan menggunakan media DVD ataupun media lain seperti memakai flashdisk adalah sama, baik itu untuk versi 32bit maupun versi 64bit, bagi yang belum punya instalasi windows7 menggunakan media flashdisk silahkan dilihat cara menginstall windows 7 menggunakan flashdisk disini.

    Yuk kita mulai!.

    Masukkan DVD windows 7 atau colokkan flashdisk windows 7 kita, dan kemudian booting lah memakai media yang telah kita pilih, lalu proses loading file akan dimulai.

    Pilih bahasa Anda, waktu & format mata uang, keyboard atau metode input dan klik Next.

    Klik Install now

    Conteng I accept the license terms dan klik Next.

    Klik Upgrade jika Anda sudah mempunyai versi Windows sebelumnya atau Custom (advanced) jika anda tidak memiliki versi Windows sebelumnya atau ingin menginstal salinan baru Windows 7.

    (Lewati langkah ini jika Anda memilih Upgrade dan hanya memiliki satu partisi) Pilih drive mana Anda ingin menginstal Windows 7 dan klik Next. Jika Anda ingin membuat partisi, klik opsi Drive options (advanced), buatlah partisi dan kemudian klik Next.

    Sekarang akan dimulai menginstal Windows 7. Langkah pertama, (yaitu Windows mulai menyalin file) sudah dilakukan ketika anda booting DVD/fd Windows 7 sehingga akan selesai seketika.

    Setelah menyelesaikan langkah pertama, ia akan memperluas (decompress) file yang telah disalin.

    Langkah ketiga dan keempat juga akan diselesaikan langsung seperti langkah pertama.

    Setelah itu secara otomatis akan restart setelah 15 detik dan melanjutkan setup. Anda juga dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.

    Setelah restart untuk pertama kalinya, proses setup akan dilanjutkan. Ini adalah langkah terakhir sehingga akan mengambil waktu yang agak lamadaripada langkah sebelumnya.

    Sekarang akan otomatis restart lagi dan melanjutkan setup. Anda dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.

    Ketik nama pengguna yang Anda inginkan dalam kotak-teks dan klik Next. Nama komputer akan otomatis terisi.

    Jika Anda ingin mengatur sandi, ketik di kotak teks dan klik Next.

    Ketik kunci produk Anda dalam kotak-teks dan klik Next. Anda juga dapat melewatkan langkah ini dan cukup klik Next jika Anda ingin mengetik kunci produk nanti. Windows akan berjalan hanya selama 30 hari jika Anda melakukan ini.

    Pilih opsi yang Anda inginkan untuk Windows Update.

    Pilih zona waktu dan klik Next.

    Jika anda terhubung ke jaringan apapun, ia akan meminta Anda untuk menetapkan lokasi jaringan.

    Nah selesai sudah proses penginstallan windows7 baik dengan menggunakan flashdisk maupun DVD.

    Kelompok Team Parlan Hasibuan said:
    Januari 30, 2014 pukul 7:03 pm
    Kelompok 2 | Kelas 3C9-MI | Nama Kelompok : Halima Sihombing, Siti Rohimah, Fitry Maya Sari, Dina Mariana, Nurhabibah said:
    Januari 30, 2014 pukul 9:33 pm
    Kelompok 5 | Kelas 3C9-MI | Nama Kelompok : Suriani Nasution, Demita Sari, Wahyudi, Puspa Wulandari, said:
    Januari 30, 2014 pukul 9:54 pm
    kelompok 1 kelas 3A1.TI said:
    Februari 4, 2014 pukul 12:03 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s